Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PDIP Soroti Kredit Macet di BPR Blora Artha

M
Penulis: M. Nurkhozim❯
KREDIT MACET : Kantor Cabang BPR Blora Artha di Cepu.
KREDIT MACET : Kantor Cabang BPR Blora Artha di Cepu.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kredit macet di badan usaha milik daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Blora Artha jadi sorotan Fraksi PDIP DPRD Blora. Mereka mendesak direksi mengusut kasus tersebut hingga tuntas.


Advertisement

Desakan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PDIP Blora Anif Mahmudi. Yakni dalam sidang paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blora Tahun 2025–2029 Kamis (26/6) lalu.

Persoalan kredit macet di Bank Blora Artha menjadi sorotan utama. Kasus tersebut perlu diselesaikan hingga tuntas. Sebab menyangkut keuangan daerah dan pendapatan dari dividen yang disetor.

“Pertama, kami mendorong penuntasan kasus kredit macet di Bank Blora Artha,” kata Anif Mahmudi.

Advertisement

Politisi partai berlambang banteng itu juga meminta Direktur Perumda BPR Bank Blora Artha segera memberikan penjelasan rinci kepada publik maupun DPRD terkait perkembangan penyelesaian kasus tersebut.

“Kami minta pihak direksi segera memaparkan sejauh mana langkah yang telah ditempuh untuk menyelesaikan persoalan ini,” lanjutnya.

Kredit macet di bank milik Pemkab Blora itu ditaksir mencapai sekitar Rp 20 miliar. Mencakup debitur di wilayah Blora maupun luar daerah. Kasus tersebut juga menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Advertisement

Sejauh ini Kejati telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Bank Blora Artha di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora.

Hingga berita ini ditulis Direktur BPR Blora Artha Arief Syamsuhuda saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu (29/6) belum memberikan jawaban. (luk/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Blora Soroti Potensi PADes dari Aset untuk Jaringan Internet

DPRD Blora Soroti Potensi PADes dari Aset untuk Jaringan Internet

Potensi pendapatan asli desa (PADes) dari pemanfaatan aset untuk jaringan internet komersial di Blora belum tergarap. DPRD Blora mendorong Pemkab Blora memfasilitasi desa menyiapkan regulasi pemanfaatan aset tersebut.

Santri Tak Hanya Sebatas Menjadi Ustadz

Santri Tak Hanya Sebatas Menjadi Ustadz

Santri di Blora tak hanya menjadi ustadz. Namun kini santri berpotensi mengisi berbagai profesi, mulai dari kepala desa, legislator, kepala daerah, pejabat publik, hingga terjun ke dunia usaha.

Waduk Randugunting Belum Maksimal, DPRD Blora Dorong Jadi Sumber Air Bersih

Waduk Randugunting Belum Maksimal, DPRD Blora Dorong Jadi Sumber Air Bersih

Waduk Randugunting tidak hanya menyimpan air. Potensi tersebut dinilai bisa menjadi salah satu jawaban atas persoalan kekeringan yang saban tahun menghantui sejumlah wilayah Blora saat kemarau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer